Kutu Loncat : Problem Dalam Perspektif Tendangan Bebas
Author: Firman Rissaldi // Category: OretanKalau memilih mahluk hidup yang mewakili makna lincah, saya akan memilih kutu loncat. Memiliki kecepatan dan gerakan yang tak terduga, membuat binatang ini mudah beradaptasi, fleksibel dan sulit ditangkap. Namun nilai lebih ini justru memberi konotasi negatif lebih tebal untuk Kutu Loncat, yaitu karakter seseorang yang mencari situasi menguntungkan dirinya ketika terjadi problema.
Problem, problem dan problem menjadi keseharian kita semua. Jikalau ingin bebas dari problem, silahkan saja bersemayam di batu nisan alias mati. Coba perhatikan, Anda pun digaji karena tempat kerja punyai problem yang harus anda selesaikan. Jadi kebayangkan kalo gak ada problem di sekitar kita ? Gak gajian, sisbro !
Banyak teori, banyak cara pendekatan mengatasi problem, baik teknis maupun non teknis. Bahkan setiap profesi mempunyai cara tersendiri mengatasi problem. Namun ada kala sebuah problem bagai karang besar yang tak mudah dipecahkan.
Menggeser Objek Problem
Pada perang dunia II, tentara Jerman menjalankan strategi Blitzkrieg yaitu konsentrasi dan koordinasi pasukan untuk menembus garis pertahanan musuh. Ciri khas Blitzkrieg adalah memiliki unit tempur yang memiliki inisiatif mandiri dan tidak tergantung garis komando yang tugas utamanya memberi kejutan (blitz). Filosofinya adalah memberikan stimulasi agar masalah (dalam hal ini musuh) bergerak sehingga menciptakan peluang untuk solusi selanjutnya. Intinya menggeser masalah yang menjadi objek.
Merubah Perspektif
Manager dan pemain sepakbola pun punya filosofi sendiri untuk mengatasi masalah di lapangan hijau, yaitu dengan menggeser perspektif. Perspektif CR7 tentu berbeda dengan Lampard. Ketika pemain tengah menghadapi “bottleneck” di lapangan tengah, maka pemain tengah harus dapat membaca perspektif dari posisi lain.
bisa jadi “solo run” pemain sayap justru lebih ringan,
bisa jadi “overlapping” pemain belakang seperti jalan tol, atau
bisa jadi “backpass” bola ke belakang justru mencairkan bottleneck.
Tak selamanya driblle CR7 mampu melewati pemain,
tak selamanya freekick Deco menggetarkan jala lawan,
tak selamanya longshoot Gerrard menjadi gol.
Intinya menggeser perspektif menemukan peluang agar masalah lebih mudah diselesaikan.
Bagaimana dengan anda ? Kek nya nonton film perang atau nonton bola cara melupakan problem.
Tags: Backpass, Blitzkrieg, CR7, Deco, Driblle, Freekick, Gerrard, Kutu Loncat, Lampard, Longshoot, Overlapping, problem, Solo Run












September 20th, 2008 at 8:33 AM
selalu mencari solusi…
so sweet…
…have fun
October 18th, 2008 at 5:38 AM
bagaimana kalo tendanganbebas.com membahas soal resep masakan?
hahahahahaha…
bcanda lo…
apries last blog post..Mendadak Kidal
Tendangan Bebas :
.
Kalau membahas resep masakan, yg dibahas resep masakan Ferguson