February 25, 2021

5 Pembelian Terbaik di Hari Penutupan Bursa Transfer : Okezone Bola

BURSA transfer pemain musim panas 2020 telah resmi ditutup pada 5 Oktober 2020 kemarin. Sejumlah tim pun telah berhasil mendapatkan pemain incaran mereka meski tak jarang beberapa yang lain justru menemui kegagalan.

Detik-detik terakhir kelang ditutupnya bursa transfer pun selalu jadi momen menarik untuk di tunggu. Sebab, tidak jarang penandatanganan besar terjadi di waktu terakhir sebelum bursa transfer benar-benar di tutup.

Melansir dari laman Sportskeeda, Kamis (8/10/2020), berikut lima pembelian terbaik di hari penutupan bursa transfer

5. Wayne Rooney (Everton ke Manchester United pada 2004)


Jauh sebelum bursa transfer kala itu di buka, Rooney kabarnya sudah masuk dalam incaran Manchester United sebagai pemain yang akan mereka datangkan. Hal itu jelas tidak terlepas dari penampilan apik Wazza -julukan Rooney- baik bersama Everton ataupun Timnas Inggris.

Rooney pun dianggap memilih tujuan yang benar ketika ia sepakat hengkang ke Man United pada bursa transfer musim panas 2004 lalu. Dengan mahar senilai 27 juta euro (Rp467 imiliar) Setan Merah berhasil mendapatkan jasa Rooney kala itu.

Sejak saat itu, Rooney pun menjelma menjadi salah satu andalan di lini depan Manchester Merah. Dia akhirnya menghabiskan lebih dari satu dekade di Old Trafford, menjadi pencetak gol terbanyak United dalam proses dengan 253 gol, 183 di antaranya datang dari penampilannya di ajang Liga Inggris.

4. Ashley Cole (Arsenal ke Chelsea pada 2006)


Ashley Cole adalah produk akademi Arsenal dan memulai debutnya bersama tim senior saat usianya masih 18 tahun. Penampilan menjanjikan membuatnya terpilih untuk menempati posisi sebagai pemain bertahan kiri di tim utama.

Pada akhir musim 2004-2005, dia telah memenangkan dua gelar Liga Inggris dan tiga Piala FA. Akan akan tetapi, hubungannya Cole dengan Arsenal mulai merenggang usai negosiasi kenaikan gaji pada kontrak barunya tak disetujui manajemen tim.

Atas alasan itu, ia akhirnya memilih hengkang ke Chelsea di bursa transfer musim panas 2006. Pemain asal Inggris itu menghabiskan total delapan musim di Stamford Bridge. Pada 2014 ia kemudian memilih hengkang ke AS Roma hingga memutuskan pensiun di Derby County pada 2019 kemarin.

3. Carlos Tevez (Corinthians ke West Ham pada 2006)


Kompetisi Liga Inggris sempat dibuat heran dengan ambisi West Ham untuk mendatangkan Carlos Tevez dan Javier Mascherano pada bursa transfer musim panas 2020. Tidak bisa dipungkiri, keduanya sudah diprediksi bakal jadi pemain potensial kala itu.

Teves pun benar-benar menunjukkan tajinya bersama West Ham. Namun, striker asal Argentina itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan sentuhan terbaiknya bersama The Hammers.

Tapi usai alan Curbishley menggantikan Alan Pardew sebagai manajer pada Januari 2007, Tevez pun mulai menemukan permainan terbaiknya. Sejak saati itu, gol demi gol berhasil ia sumbangkan hingga akhinya hengkang ke Man City pada 2009.

2. Dimitar Berbatov (Tottenham Hotspur ke Man United pada 2008)


usai keberhasilan mereka mendatangkan Wayne Rooney pada 2004, Manchester Merah kembali melalukukan langkah tepat untuk mendatangkan Dimitar Berbatov. Sebelumnya, Berbatov menghabiskan dua musim di White Hart Lane (markas Tottenham) dengan mencetak 46 gol dari 27 penampilan di ajang Liga Inggris.

Melihat catatan tersebut, wajar jika Sir Alex Ferguson yang kala itu masih menangani Man United amat tertarik untuk mendapatkan Berbatov.

1. Luis Suarez (Ajax Amsterdam ke Liverpool pada 2011)


Keberhasilan Liverpool mendatangkan Luis Suarez dan Andy Carroll pada batas bursa transfer musim panas 2020 memang sulit untuk dipercaya. Keduanya kemudian jadi andalan baru lini depan tim sejak datang ke Anfield.

Suarez membuat 13 penampilan dalam setengah musim pertamanya di Anfield, mencetak empat gol dalam prosesnya, dan lebih banyak lagi pada musim berkutnya. Pada 2011-12 dia mencetak 17 gol, dan pada 2012-2013, dia meningkatkan totalnya menjadi 30 gol, termasuk 23 gol yang ditcetaknya di ajang Liga Inggris.

Kemudian pada 2013-31204, Suarez menjadi pemain kunci Liverpool dan berperan penting dalam tim di bawah arahan Brendan Rodgers

.

Sumber