September 20, 2020

5 Pembelian Terbaik Guardiola 10 Tahun Terakhir, Siapa yang Paling Jago? : Okezone Bola

JOSEP Guardiola adalah salah satu pelatih terbaik di dunia. Kepiawaian Guardiola dalam meramu strategi membuat setiap tim asuhannya meraih kesuksesan. Guardiola telah melatih tiga tim besar sepanjang kariernya, yakni Barcelona (2008-2012), Bayern Munich (2013-2016), dan Manchester City (2016-sekarang).

Guardiola tidak hanya piawai dalam meramu strategi, akan tetapi dia juga pintar dalam merekrut pemain. Berikut lima pembelian terbaik Guardiola dalam 10 tahun terakhir, menyadur dari Sportskeeda, Senin (6/7/2020):

5. Robert Lewandowski

Robert Lewandowski (Foto: Twitter/@FCBayernEN)

Guardiola mendatangkan Robert Lewandowski ke Bayern Munich pada bursa transfer musim panas 2014. Meski hanya dua musim bermain di bawah asuhan Guardiola, akan tetapi Lewandowski bermain sangat apik. Lewandowski mencetak 67 gol di semua kompetisi, selama dalam pengawasan juru taktik berpaspor Spanyol tersebut.

Lewandowski dan Guardiola meraih semua gelar domestik dari 2014-2016. Kekurangan mereka adalah tidak mampu membawa Bayern berjaya di Liga Champions. Langkah Bayern asuhan Guardiola terhenti di semifinal dalam dua musim beruntun.

4. Leroy Sane

Leroy Sane (Foto: Sportskeeda)

Guardiola mendatangkan Leroy Sane ke Man City pada bursa transfer musim panas 2016. Sane menjadi salah satu pemain penting dalam permainan Man City asuhan Guardiola. Guardiola kerap memainkan Sane di sisi kiri penyerangan dalam formasi 4-3-3.

Sane mencetak 39 gol dan membuat 45 assist dalam 135 penampilan di bawah Guardiola. Performa Sane menurun pada musim 2019-2020 karena cedera lutut parah. Selain itu, musim ini juga jadi tahun terakhir Sane sebagai pemain Man City. Sebab, Sane akan membela Bayern pada musim depan.

3. Thiago Alcantara

Thiago Alcantara (Foto: Istimewa)

Thiago Alcantara adalah pemain yang mengikuti Guardiola pindah ke Bayern dari Barcelona pada musim 2013-2014. Alcantara jadi jantung permainan Bayern asuhan Guardiola. Gelandang Spanyol berdarah Brasil itu membuat Bayern dapat bermain sebagaimana keinginan Guardiola.

Alcantara sayangnya kerap menderita cedera. Kendati demikian, Alcantara mampu bermain dalam 80 pertandingan untuk Bayern asuhan Guardiola. Alcantara membuat sembilan gol dan 14 assist, untuk membantu Guardiola meraih tujuh trofi di Bayern.

2. Aymeric Laporte

Aymeric Laporte (Foto: Sportskeeda)

Aymeric Laporte jadi andalan di lini pertahanan Man City asuhan Guardiola, sejak pertengahan musim 2017-2018. Pemain yang dibeli dari Athletic Bilbao pada bursa transfer musim dingin 2018 itu, membantu Guardiola untuk menerapkan strateginya di Man City. Laporte sudah meraih enam trofi selama berada dalam asuhan Guardiola.

Peran Laporte begitu vital di jantung pertahanan Man City. Saat Laporte menderita cedera seperti yang terjadi pada musim ini, performa Man City menurun. Man City bahkan gagal mempertahankan gelar juara Liga Inggris, yang selalu diraih dalam dua musim terakhir.

1. Ederson Moraes

Ederson Moraes (Foto: AFP/Paul Ellis)

Ederson Moraes memiliki peran yang sama vitalnya seperti Laporte di Man City asuhan Guardiola. Guardiola mendatangkan Ederson pada bursa transfer musim panas 2017. Sejak itu, posisi di bawah mistar gawang Man City selalu jadi milik kiper berpaspor Brasil tersebut.

Guardiola butuh Ederson di Man City, karena kiper berumur 26 tahun itu mampu membangun serangan dari belakang. Kualitas operan Ederson seperti seorang gelandang, walaupun berposisi sebagai kiper. Kelebihan itu yang membuat Guardiola sangat membutuhkannya di Man City. Ederson membantu Guardiola meraih delapan trofi di Man City.


Sumber