September 28, 2020

5 Transfer Aneh yang Dibuat Barcelona, Nomor 1 Pinjam Pemain Sassuolo : Okezone Bola

BARCELONA dikenal sebagai tim yang memiliki kekuatan besar di kancah Spanyol hingga Eropa. Namun, belakangan ini, dominasi Barcelona menjadi menurun usai gagal merebut satu trofi juara pun pada musim ini.

Bahkan Barcelona mengalami hal memalukan saat takluk 2-8 dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Namun, apakah Barcelona telah berjuang keras untuk membentuk tim tangguh.

Sejak 2014-2015, Barcelona telah menghabiskan lebih dari satu miliar euro untuk merekrut pemain baru. Bahkan beberapa pembelian buruk pernah terjadi pada Barcelona. Karena itu, kita akan mencoba melihat lima transfer aneh yang pernah dibuat Barcelona sejak lima tahun silam tersebut.

5. Aleix Vidal – Sevilla

Ada batasan yang sangat tipis antara pergi ke Camp Nou dengan harapan menjadi bintang atau tersesat di antara galaksi superstar club. Untuk Aleix Vidal, ia adalah pemain bertahan sayap menyerang yang menjanjikan.

Pemain Spanyol itu menandatangani kontrak dengan Barcelona pada musim 2015 pada satu keadaan yang disesalkan. Meski menandatangani kontrak pada musim panas, Vidal tidak memenuhi syarat untuk bermain sampai musim dingin 2016. Itu terjadi karena larangan transfer yang mereka hadapi.

Sudah menati lama, ternyata Vidal tidak membuahkan hasil yang baik di Barcelona. Selama tiga tahun, Vidal hanya tampil sebagai starting sebanyak 15 kali. Raihan itu bahkan lebih sedikit dari yang ia miliki dalam satu musim bersama Sevilla.

Aleix Vidal

4. Arthur Melo-Miralem Pjanic – Juventus

Kisah Arthur Melo yang terkenal sepanjang 2020 adalah kesepakatan paling aneh. Arthur yang adalah pemain berusia 23 tahun dianggap memiliki kesamaan dengan legenda Barcelona yakni Xavi. Akan akan tetapi, sepertinya Barcelona tidak memandang seperti itu.

Alih-alih mempertahankan Arthur, Barcelona mendatangkan veteran Juventus yakni Miralem Pjanic. Ketika Bianconeri meminta Arthur untuk dimasukkan ke dalam kesepakatan untuk Pjanic, Blaugrana justru bersedia. Bahkan mereka memaksa Arthur untuk keluar demi mendapatkan Pjanic.

Pada April mendatang, Pjanic akan berusia 31 tahun, sementara Arthur akan berumur 24 tahun. Jadi ini adalah transfer yang tidak biasa. Terlebih pemain berusia 30 tahun tersebut tidak mengalami musim terbaik di Juventus.

Arthur Melo

3. Malcom – Bordeaux

AS Roma berada dalam performa yang mengesankan di Liga Champions 2017-2018. Mereka pun secara dramatis menyingkirkan Barcelona dari kompetisi di babak perempatfinal. Pada bursa transfer berikutnya, Roma nyaris mendapatkan pemain berbakat Malcom asal Bordeaux.

Akan akan tetapi, ketika kedatangan Malcom ke Roma sedang ditunggu, tiba-tiba ia terbang ke Barcelona. Meski mendapat ancaman hukum dari Roma, akan tetapi pemain berpaspor Brasil itu menjadi pemain Barcelona dalam keadaan yang aneh.

Terlepas dari peristiwa yang dramatis seputar transfernya, Malcom justru berakhir sia-sia. Pemain berusia 23 tahun itu mengalami masa tinggal yang menyedihkan di Camp Nou, dengan hanya mengelola enam pertandingan Liga Spanyol di bawah arahan Ernesto Valverde. Kini, ia pindah ke Zenit St. Petersburg.

Malcom

2. Paulinho – Guangzhou Evergrande

Ada keanehan ketika Barcelona mengumumkan pembelian Paulinho dari Guangzhou Evergrande. Awalnya, perekrutan Paulinho adalah suatu yang aneh dan dianggap tidak ada kecocokan antara gaya club dan pemain.

Akan akan tetapi, tidak disangka itu adalah pembelian yang menghasilkan keuntungan. Paulinho berhasil membawa rasa energi dan atletis ke lini tengah Barcelona. Ia juga berhasil mencetak sembilan gol dalam 49 pertandingannya untuk club.

Akan akan tetapi, terlepas dari kesuksesannya, Paulinho justru kembali ke Guangzhou Evergrande. Menang Paulinho, adalah rekrutan yang cukup aneh bagi Barcelona, akan tetapi tidak ada yang menyangka bahwa ia memiliki dampak besar di Camp Nou.

Paulinho

1. Kevin Prince Boateng – Sassuolo

akan tetapi, Paulinho bukan satu-satunya rekrutan aneh. Ada yang lebih parah lagi ketika Barcelona meminjam pemain Sassuolo yakni Kevin Prince Boateng. Jika Paulinho datang dengan aneh akan tetapi membuahkan hasil, akan tetapi Boateng tidak.

usai memainkan 13 pertandingan untuk Sassuolo pada 2018-2019, Boateng menyelesaikan kesepakatan pinjaman yang mengejutkan ke Barcelona. Namun, masa tinggalnya selama enam bulan tidak berbekas sama sekali.

Pemain berpaspor Ghana itu hanya memainkan tiga pertandingan Liga Spanyol engan dengan total 240 menit. Ia tidak memiliki gol atau assist, sehingga penandatangan Barcelona terhadap Boateng tidak berfungsi sama sekali.

Kevin Prince Boateng

Sumber