September 28, 2020

6 Aturan Baru Saat Shopee Liga 1 2020 Berlanjut: Dari Pergantian Pemain Hingga Bursa Transfer

Satu kebijakan lain jelang lanjutan Shopee Liga 1 2020 adalah bursa transfer yang akan dibuka lebih awal. usai mendengarkan aspirasi dan mengakomodasi kebutuhan para kontestan kompetisi, PSSI memutuskan memajukan bursa transfer periode kedua.

Hal ini tidak lepas dari banyaknya pemain asing yang mundur dari klubnya masing-masing jelang lanjutan Liga 1. Petteri Pennanen menjadi pemain pertama yang mundur dari klubnya, Persikabo.

Kemudian sejumlah pemain mulai mengambil sikap yang sama, seperti Jonathan Bauman dan Oh In-kyun dari Arema FC dan Sylvano Comvalius dan Arthur Cunha dari Persipura Jayapura.

Awalnya, bursa transfer periode kedua Shopee Liga 1 2020 merujuk kepada kalendar FIFA, yaitu pada 20 Juli hingga 19 Agustus 2020. Namun, karena kompetisi terhenti dan periode pertandingan menjadi berantakan, PT LIB mengubahnya menjadi 8 hingga 23 Desember 2020.

PSSI, selaku pembuat regulasi, memilih untuk memajukan periode transfer pemain sebelum lanjutan Liga 1 2020 dimulai. Namun, PSSI masih belum mengungkapkan periode pastinya.

“Sebetulnya tidak harus kami sampaikan hari ini. Nanti biar PT LIB yang mengumumkan. Sedikit kami sampaikan, ada pendaftaran pemain baru yang kami percepat. Kami mengantisipasi pemain asing yang susah masuk ke Indonesia,” kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi, pada konferensi pers lanjutan Shopee Liga 1, Jumat (11/9/2020).

“Kami memberikan keleluasaan kepada club untuk mendatangkan pemain baru. Nanti selengkapnya disampaikan oleh PT LIB saat workshop Shopee Liga 1. Di sana nantinya, akan dijelaskan secara detail,” jelasnya.

Yunus Nusi masih merahasiakan rincian peraturan pada bursa transfer periode kedua Shopee Liga 1. Apakah boleh mendatangkan pemain asing dan lokal, atau hanya pemain asing saja. Pada keputusan PT LIB sebelumnya, para peserta dilarang untuk mendatangkan pemain dari sesama kontestan kompetisi.

 

Sumber