February 26, 2021

Arema FC Lebih Tertarik Datangkan Bakat Muda dari Akademi untuk Stok Pemain Lokal, Begini Alasannya

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, MALANG – Manajemen Arema FC memastikan hanya akan mendatangkan striker asing untuk tambahan materi tim jelang lanjutan kompetisi Februari 2021 mendatang dan tidak ingin melakukan penambahan pemain lokal.

Jika benar-benar tak merekrut pemain lokal lagi, dapat dipastikan Rizky Dwi Febrianto jadi satu-satunya rekrutan pemain lokal Arema FC di masa dibukanya jendela transfer pemain.

Baca juga: Hasil Lengkap Liga Champions – Empat Tim Besar Eropa Pastikan Diri Melenggang ke Babak 16 Besar

Baca juga: Nasib Wanita Pernah Dibuang ke Hutan, Berakhir Diperkosa Pemburu, Sempat Diselamatkan Kawanan Monyet

Menurut General Manager Arema FC, Ruddy Widodo ada alasan khusus mengapa Arema FC tak merekrut pemain lokal. Ini tak lepas dari potensi para pemain akademi Arema.

Selain itu, Arema FC juga ingin memaksimalkan pemain lokal yang ada agar mendapat jam terbang lebih banyak. Apalagi musim ini tidak ada degradasi.

“Untuk tahun ini memang kami ingin memaksimalkan pemain lokal yang ada. Adapun penambahan kami akan ambil dari Akademi Arema,” kata Ruddy Widodo, Selasa (24/11/2020).

Lebih lanjut Ruddy menuturkan, hal lain yang membuat Arema tak berminat mencari tambahan pemain lokal dari club Liga 1 atau Liga 2 lainnya ialah manajemen Singo Edan optimis dengan materi lokal yang saat ini sudah ada.

Baca juga: Sambut Tahun 2021, Pemkot Malang Ciptakan Ekosistem Ekonomi dan Industri Kreatif

Baca juga: Benarkah Libur Akhir Tahun Bakal Dikurangi? Cek Fakta, Download Jadwal Libur dan Cuti Bersama 2020

“Bukannya sombong, tapi saya lihat chemistry antara pemain sudah terjalin, dan itu membuat kami yakin dengan materi tahun ini. Lokalnya itu kompak, kami tidak khawatir,” jelasnya.

Rencananya ada sebanyak enam pemain dari Akademi Arema yang bakal naik kelas.

Keenamnya sebelum tim diliburkan intens ikut latihan bersama tim senior.

Salah satunya Seiya da Costa Lay, pemain posisi gelandang bertahan berdarah Indonesia yang lahir dan besar di Jepang.

Namun kini sudah kembali ke Indonesia dan kini menjadi bagian dari Akademi Arema.