September 25, 2020

Arsenal Mesti Lebih Berani Belanja Pemain demi Empat Besar

Jakarta

Arsenal empat musim beruntun gagal finis di empat besar Liga Inggris. Jika ingin kembali ke zona Liga Champions, Arsenal mesti lebih berani belanja pemain.

Arsenal dipastikan kembali gagal finis empat besar musim ini. usai 36 pekan, The Gunners baru mengumpulkan 53 poin, tertinggal sembilan poin dari Leicester City di posisi empat.

Itu berarti ini jadi musim keempat secara beruntun tim London utara tersebut menuntaskan musim di luar zona Liga Champions. Tiga musim sebelumnya, Arsenal harus puas dua kali finis kelima dan sekali finis di urutan enam.

Eks gelandang Arsenal Ray Parlour percaya manajemen club harus lebih berani menganggarkan dana transfer. Ia menilai di era sekarang ini, tak ada cara lain lagi untuk bersaing di papan atas kecuali dengan uang.

Arsenal sebenarnya musim ini sudah cukup boros dalam transfer pemain, meski dianggap Parlour masih kurang jeli dalam pembelanjaannya. Mereka membeli Nicolas Pepe seharga 72 juta paun, lalu merekrut Kieran Tierney dan William Saliba senilai 25 juta dan 27 juta paun, juga memboyong David Luiz seharga 8 juta paun dan Gabriel Martinelli senilai 6 juta paun.

“Arteta adalah orang yang tepat untuk membawa club maju dan Anda harus berani bertaruh untuk mendapatkan pemain-pemain yang lebih baik. Yang jadi masalah adalah membuat para pemain tertarik. Mereka harus menjual club untuk itu,” kata Parlour kepada SunSport dan dikutip Standard.

“Investasi akan sangat penting. Untuk kembali ke Liga Champions, yang memberikan pendapatan besar, mungkin butuh sedikit pertaruhan. Itu demi lebih banyak pemain berkualitas.”

“Sepakbola itu soal uang sekarang ini. Agar mendapatkan setiap kesempatan untuk merangsek kembali ke empat besar, Anda harus berani membelanjakan uang. Tidak selalu berarti membeli pemain yang sangat mahal, ini soal perekrutan yang tepat, melihat ke posisi-posisi yang dibutuhkan,” tambahnya terkait aktivitas belanja Arsenal.

Simak Video “Arsenal Diimbangi Leicester 1-1
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)


Sumber