September 25, 2020

Ashleigh Barty Putuskan Untuk Lewatkan French Open 2020

Berita Tenis: Petenis peringkat 1 dunia, Ashleigh Barty telah mengkonfirmasi bahwa ia tidak akan melakukan perjalanan ke Eropa pada musim ini untuk mempertahankan gelar Grand Slam, yakni French Open akibat kekhawatiran tentang pandemi COVID-19.

Petenis berkebangsaan Australia, Barty menyatakan bahwa memenangkan gelar Grand Slam di Roland Garros, Paris adalah momen paling istimewa dalam kariernya pada musim lalu, akan tetapi musim ini ia memutuskan untuk tidak tampil di Grand Slam tersebut akibat kekhawatiran terkait krisis kesehatan global yang masih menghantui.

Pekan lalu, Perancis mencatatkan rekor jumlah harian lebih dari 8.000 kasus terkait COVID-19, di atas 1.000 dari patokan yang ditetapkan pada Maret lalu.

Pihak penyelenggara Grand Slam yang digelar di clay-court tersebut akan mengungkapkan sejumlah langkah yang akan diperkenalkan demi terselenggaranya turnamen yang aman, termasuk membagi lokasi menjadi tiga zona terpisah dan mengurangi jumlah kehadiran penonton.

“Itu keputusan yang sulit untuk diambil, akan tetapi sayangnya saya tidak akan berkompetisi di Eropa musim ini,” aku Barty.

“French Open musim lalu adalah turnamen paling istimewa dalam karier saya, jadi, itu bukan keputusan yang saya ambil dengan mudah.”

Lebih jauh lagi, semifinalis Australian Open musim ini menyatakan alasan lain dari keputusan tersebut adalah kurangnya latihan yang ia lakoni akibat adanya sejumlah larangan yang diberlakukan di negara kangguru. Ia tinggal di Queensland, sementara pelatihnya, Craig Tyzer berbasis di Melbourne, yang mencatatkan kasus penyebaran COVID-19 cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

“Ada dua alasan dari keputusan saya,” tambah juara Adelaide musim ini.

“Pertama adalah resiko kesehatan akibat masih adanya COVID-19. Kedua adalah persiapan saya yang tidak ideal tanpa pelatih saya yang bisa hadir untuk berlatih bersama saya akibat adanya penutupan perbatasan di negara bagian Australia.”

Dengan keputusan tersebut, itu artinya Barty juga tidak akan berkompetisi di turnamen WTA lainnya pada musim ini. Petenis berusia 24 tahun tersebut mengawali musim 2020 dengan memenangkan 11 dari 14 pertandingan yang ia lakoni sebelum turnamen tenis ditangguhkan akibat pandemi.

Pada Januari lalu, ia memenangkan gelar di Adelaide sebelum melaju ke semifinal Australian Open, yang menjadi pencapaian terbaiknya di Grand Slam tersebut.

“Saat ini saya akan melalui pramusim yang panjang dan menantikan turnamen hard-court di Australia. Musim ini telah menjadi musim yang menantang bagi semua orang dan meski saya merasa kecewa terkait tenis, kesehatan dan kesejahteraan keluarga serta tim saya selalu menjadi prioritas saya,” tukas Barty.

Barty pun menjadi petenis peringkat 20 besar pertama yang mundur dari French Open dengan alasan terkait pandemi.

Artikel Tag: Tenis, French Open, australian open, Ashleigh barty



Sumber