September 27, 2020

Cerita Toni Kroos, Berbohong Demi Karier Brilian Bersama Bayern

Berita Liga Jerman: Gelandang andalan Real Madrid, Toni Kroos mengakui bahwa dia sempat berbohong kepada dokter tim Bayern Munich. Namun, ia mengklaim bahwa kebohongan itu justru mengantarkannya menjadi salah seorang gelandang terbaik di dunia.

Dalam sebuah podcast Einfach mal Luppen, Kroos mengakui bahwa dirinya sempat mengalami cedera ligamen yang cukup parah ketika masih berusia 18 tahun. Cedera itu ia dapatkan ketika sedang bermain sepakbola bersama mantan rekan-rekannya di akademi Rostock.

Kemudian, Kroos ditanya oleh dokter Bayern Munich, Hans-Wilhelm Muller-Wohlfahrt mengenai asal mula cedera yang ia alami tersebut. Kroos pun berbohong, ia mengungkapkan bahwa cedera ligamennya itu ia dapatkan ketika sedang berlatih lari di dalam hutan.

“Anda belum mendengar hal lain sampai hari ini. Terutama ketika diketahui bahwa itu benar-benar ligamen yang sobek, saya tidak merasa ingin menjelaskan bahwa itu terjadi dalam sepakbola. Sekarang usai sekian lama, saya tidak bisa dihukum karena ini,” kata Kroos.

Lebih lanjut, karena cedera itu Kroos harus absen cukup lama dari lapangan hijau. Usai pulih, ia pun tidak bisa langsung menunjukkan penampilan terbaiknya di atas lapangan, dan sebagai konsekuensinya ia dipinjamkan ke Bayer Leverkusen selama 18 bulan.

Bersama club Die Werkself itu lah, Kroos mampu menunjukkan penampilan terbaiknya hingga ia dipanggil ke skuat Jerman untuk Piala Dunia 2010, sebelum akhirnya menjadi bintang lapangan bersama Bayern.

“Saya pikir Bayern tidak akan mengizinkan saya pindah jika saya fit. Saya tidak bermain banyak sebelumnya dan kemudian semuanya berjalan lancar sehingga saya diizinkan pergi ke Leverkusen,” pungkasnya.

Artikel Tag: Toni Kroos, Bayern Munich, Real Madrid



Sumber