September 28, 2020

Foden, Greenwood, dan 2 Pemain yang Bisa Bersinar di Premier League Musim Depan


Selebrasi Mason Greenwood setelah membobol gawang Brighton (c) AP Photo
Selebrasi Mason Greenwood usai membobol gawang Brighton (c) AP Photo

tendanganbebas.com – Sebelum pandemi virus Corona menghantam dunia sepak bola dengan sangat kerasnya, club-club Premier League cukup royal dalam berbelanja pemain. Mereka siap untuk menguras kantongnya demi mendapatkan pemain yang diinginkan.

Namun, transfer mega besar nampaknya akan jarang terjadi saat bursa transfer musim panas dibuka. Sungguh, pandemi virus Corona yang terjadi di Inggris serta negara lain telah memporak-porandakan keuangan hampir semua club.

Pada momen seperti ini, kualitas tim akademi akan jadi aspek penentu yang besar. Mereka wajib memproduksi nama-nama yang siap untuk mengisi skuat atau bahkan membantu ambisi club untuk meraih juara.

Beberapa jebolan akademi itu bakalan menghiasi Premier League musim depan. Siapa saja mereka? Simak informasi selengkapnya yang dilansir dari Sportskeeda berikut ini.

1 dari 4 halaman

Curtis Jones (Liverpool)

Melihat skuatnya sekarang, bisa dibilang bahwa Liverpool tak membutuhkan pemain anyar untuk melalui musim depan. Sayangnya sepak bola tidak bisa diperhitungkan di atas kertas saja.

club-club lain sudah pasti akan memperkuat timnya untuk memangkas jarak, atau bahkan melewati Liverpool. The Reds tentu membutuhkan sosok baru guna meningkatkan kualitas atau meregenerasi pemain yang sudah berusia lanjut.

Liverpool adalah salah satu tim yang keuangannya ikut terdampak oleh pandemi. Sehingga salah satu cara untuk menguatkan timnya adalah dengan mempromosikan anak muda. Untungnya, mereka sudah melakukan langkah itu sejak jauh-jauh hari.

Dalam beberapa kesempatan, Jurgen Klopp memainkan pemain muda untuk merotasi skuatnya. Salah satu nama yang cukup mencolok adalah Curtis Jones dengan raihan sembilan penampilan dan tiga gol.

Curtis Jones memiliki semua aspek yang dibutukan untuk menjadi pemain hebat di masa mendatang. Pria berusia 19 tahun itu pandai dalam menggiring bola, punya akurasi operan yang apik serta handal dalam urusan mencetak gol. Di atas itu semua, ia punya kepercayaan diri yang tidak dimiliki oleh kebanyakan pemain muda lainnya.

2 dari 4 halaman

Phil Foden (Manchester City)

Kualitas produksi tim akademi Manchester City telah terlihat dalam diri Jadon Sancho. Bersama Borussia Dortmund, pria berkebangsaan Inggris itu berhasil mencuri panggung dunia sepak bola dengan raihan 20 gol dan 20 assist musim ini.

Penyesalan Manchester City adalah membiarkannya pergi pada tahun 2017 lalu. Namun, mereka bisa menahan sosok muda berpotensi lainnya agar tidak mengikuti langkah Sancho. Dia adalah Phil Foden.

Manchester City sudah pasti akan kehilangan David Silva yang kontraknya berakhir tahun ini. Untungnya, Phil Foden telah menunjukkan kualitasnya yang cemerlang di saat yang tepat.

Tidak bisa dimungkiri, Foden adalah salah satu penampil terbaik Manchester City sejak Premier League bergulir lagi. Ia tampil dalam empat pertandingan, mencetak tiga gol, dan sempat menjadi man of the match kala the Citizens menang atas Liverpool dengan skor 4-0.

Foden adalah pemain kreatif yang memiliki semua aspek penting. Punya visi yang jelas untuk mengirimkan umpan, ahli dalam melakukan penyelesaian akhir, serta mampu menemukan ruang untuk diserang di wilayah lawan.

3 dari 4 halaman

Mason Greenwood (Manchester United)

Suatu ketika, Ole Gunnar Solskjaer pernah membuat klaim yang mengejutkan banyak pihak. Ia mengatakan bahwa striker terbaik di Manchester United bukan Anthony Martial ataupun Marcus Rashford, melainkan Mason Greenwood.

Sejak Premier League dimulai kembali, Greenwood sudah membukukan tiga gol dalam dua pertandingan. klaim Ole Gunnar Solskjaer benar-benar bisa dipenuhi oleh bomber berusia 17 tahun tersebut.

Sebelum ini, Manchester United kerap dikaitkan dengan sosok penyerang seperti Jadon Sancho. Namun, Greenwood membuat kantong keuangan the Red Devils bisa bernafas lega karena tak perlu mengeluarkan uang banyak demi Sancho musim depan.

Greenwood lebih sering beroperasi di sektor sayap dalam penyerangan Manchester United. Ia memiliki kecepatan yang bisa mengoyak lini belakang lawan dan ketajamannya pun tak perlu diragukan lagi.

4 dari 4 halaman

Ethan Ampadu (Chelsea)

Hukuman larangan transfer yang menimpa Chelsea ternyata ada berkahnya juga. Karena masalah tersebut, mereka jadi sadar bahwa beberapa pemain mudanya memiliki potensi untuk mengisi skuat inti.

Mason Mount, Tammy Abraham, dan Reece James adalah sedikit dari jebolan akademi Chelsea yang bersinar pada masa sulit ini. Dan satu lagi sedang menjalani masa pinjaman di RB Leipzig, yakni Nathan Ampadu.

Ampadu mungkin akan masuk dalam skuat Lampard musim depan mengingat kebutuhan amunisi baru di lini belakang. Apalagi usai dirinya tampil dengan gemilang waktu RB Leipzig bertemu Tottenhan di pentas Liga Champions.

Dibandingkan dengan pemain bertahan lain seperti Antonio Rudiger dan Kurt Zouma, pengalaman Ampadu jelas tak ada apa-apanya. Namun bukan berarti dirinya tidak memiliki kemampuan untuk berbicara banyak musim depan.

Yang dibutuhkan sekarang adalah keberanian Lampard untuk memberikan kesempatan kepada Ampadu untuk menambah pengalaman di pentas sepak bola profesional. Bisa jadi, ia mengikuti langkah rekan akademinya yang menjadi sosok penting di Chelsea sekrang.

(Sportskeeda)



Sumber