December 3, 2020

Jose Mourinho Kembali Sindir Manchester City

Jose Mourinho kembali sindir Manchester City terkait sanksi UEFA.

REPUBLIKA.CO.ID, NEWSCASTLE — Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho, kembali melontarkan komentar bernada sindiran terkait lolosnya Manchester City dari sanksi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Mourinho menyebut, sebuah tim memang memerlukan pemain-pemain dengan talenta mumpuni dan berkualitas, namun akan lebih baik perekrutan pemain tersebut berdasarkan dengan ketentuan yang berlaku. 

Sebelumnya, pada Februari silam, UEFA menjatuhkan sanksi kepada Manchester City berupa larangan tampil di kompetisi Eropa selama dua musim mendatang. Sanksi, ditambah sejumlah denda, terhadap City ini dijatuhkan lantaran The Citizen dinilai melanggar ketentuan Financial Fair Play (FFP). Namun, sanksi tersebut akhirnya dibatalkan usai City melakukan banding ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).

Dalam putusannya, CAS menilai, City tidak melakukan pelanggaran terkait ketentuan FFP. Namun, The Citizen dinilai tidak kooperatif dalam upaya penyelidikan yang dilakukan UEFA terkait dugaan pelanggaran FFP. Alhasil, City hanya diwajibkan membayar denda sebesar 10 juta euro.

Sempat mengkritik keras putusan CAS, yang tidak konsisten, Mourinho pun kembali menyindir soal lolosnya City dari sanksi UEFA usai diduga kuat melanggar FFP. usai didakwa melanggar FFP oleh UEFA, City memang kerap dicap melakukan kecurangan dalam membangun tim, termasuk dengan mendatangkan pemain-pemain bintang di bursa transfer pemain. 

”Kami membutuhkan pemain-pemain bagus, dan mungkin lebih dari 11 pemain untuk bisa bersaing dengan tim papan atas. Kami membuthkan sekumpulan pemain yang bagus. Apabila kami bisa melakukannya tanpa melanggar satu pasal pun dalam ketentuan FFP, maka hal itu akan semakin bagus,” tutur Mourinho usai timnya membungkan Newcastle United, 3-1, pada pekan ke-36 Liga Primer Inggris, Kamis (16/7) dini hari WIB.

Sindiran Mou ini berawal dari pertanyaan sejumlah jurnalis terkait pemilihan pemain Spurs di pertandingan kontra The Magpies. Di pertandingan tersebut, Mourinho dikritik lantaran tidak menurunkan Steven Bergwijn dari awal pertandingan. Winger asal Belanda itu baru diturunkan Mourinho pada menit ke-57. Hasilnya pun maksimal. Tiga menit usai masuk lapangan, Bergwijn memberikan asisst kepada Harry Kane, yang berujung pada terciptanya gol kedua Spurs.

”Sepertinya hanya saya yang harus menurunkan 15 pemain sekaligus. Saat saya tidak menurunkan Bergwijn sebagai starter, nanti Anda bertanya, kenapa saya tidak menurunkan Lucas Moura sebagai starter. Para pemain tidak perlu melakukan apapun. Mereka harus menjadi pemain dalam sebuah tim. Pemain dalah sebuah tim harus bisa langsung memberikan penampilan terbaik sejak masuk lapangan, entah itu dari menit awal atau pertengahan pertandingan. Bergwijn adalah pemain tim,” tutur eks pelatih Real Madrid tersebut.



Sumber