January 19, 2021

Jota dan Salah Punya Pengaruh yang Sama di Liverpool : Okezone Bola

LIVERPOOL – Legenda Liverpool, John Aldridge, mengaku terkesan dengan kualitas permainan Diogo Jota dalam beberapa pertandingan terakhir. Winger asal Portugal itu tercatat telah mengoleksi delapan gol dari 12 penampilan bersama skuad The Reds sejak awal musim.

Catatan itu jelas terbilang positif bagi pemain yang baru bergabung pada bursa transfer musim panas 2020 kemarin. Aldridge mengatakan kehadiran Jota memberikan pengaruh yang sama saat Liverpool baru kedatangan sosok Mohamed Salah.

Penampilan apik Jota membuatnya masuk dalam sejarah club. Pemain 23 tahun itu menjadi pemain pertama dalam sejarah Liverpool yang selalu mencetak gol dalam empat pertandingan awal Liga Inggris di Stadion Anfield.

Sekadar informasi, Diogo Jota masing-masing mencetak satu gol saat Liverpool menang 3-1 atas Arsenal, Sheffield United (2-1), West Ham United (2-1) dan Leicester City (3-0). Koleksinya bisa menyentuh angka lima jika menambah ajang Liga Champions.

Baca juga: Fantastis, Diogo Jota Masuk Buku Sejarah Liverpool

“Apa yang Anda lakukan ketika Salah kembali? Saya rasa ini akan sulit akan tetapi ini adalah posisi yang bagus bagi manajer untuk berada bersama empat pemain menyerang,” ujar Alridge dilansir dari laman Goal International, Rabu (25/11/2020)

“Mereka semua akan berjuang untuk tempat mereka sekarang. Kondisi itu membuat pelatih sulit, tapi sangat baik untuk tim. Untuk saat ini saya rasa mereka belum bisa mengeluarkan Jota dari tim (utama),” tambahnya.

“Anda bisa melihatnya, dia (Jota) memiliki pengaruh yang besar. Apa yang dilakukan itu mirip dengan Salah ketika dia pertama kali datang ke club,” ujarnya lagi.

Selain Jota, Alridge juga berbicara mengenai Roberto Firmino yang mulai kembali ke performa terbaiknya. Hal itu terjadi saat gelandang Brasil menyumbangkan satu gol pada kemenangan 3-0 Liverpool atas Leicester akhir pekan kemarin.

‚ÄúSangat bagus bagi Roberto Firmino untuk mencetak gol di Anfield karena sepertinya dunia sedang melawannya. Dari tiga penyerang yang mapan, tempatnya pasti yang paling berisiko, Anda harus mengatakan itu,” tandasnya.