December 3, 2020

Justin Masih Fokus Di Ganda Untuk Tingkatkan Level di Sektor Tunggal

Berita Badminton : Justin Hoh masih menyimpan harapan untuk membuat namanya terkenal di nomor ganda. Pemain berusia 16 tahun itu mengatakan dia tidak akan menyerah sepenuhnya pada sektor tersebut meski fokus pada karir tunggal mulai tahun depan.

Justin pasti berada di jalur yang benar ketika dia mengklaim status No. 1 dari Jacky Kok yang berusia 18 tahun di 100PLUS Junior Ranking Challenge baru-baru ini.

Sang pemain juga tangguh di nomor ganda di mana ia menjalin kemitraan yang solid dengan Mohd Fazriq Razif dan menduduki peringkat ke-12 dunia.

Kombinasi mereka juga bisa menjadi jawaban atas kurangnya pilihan Malaysia di sektor ganda putra karena peringkat teratas Wan Arif Wan Junaidi-Mohd Haikal Nazri tidak akan memenuhi syarat untuk kejuaraan dunia junior tahun depan.

Dia mengatakan akan tersedia jika Federasi Badminton Malaysia (BAM) memasangkannya dengan Fazriq untuk turnamen besar seperti Kejuaraan Asia Junior (AJC) dan Kejuaraan Dunia Junior (WJC) tahun depan.

“Namun, fokus saya akan lebih banyak pada tunggal tahun depan. Tapi itu tidak berarti saya akan menghindari tugas ganda,” kata Justin.

“Fazriq dan saya telah mencapai beberapa hasil yang bagus selama bertahun-tahun, jadi kemungkinannya adalah kami bisa bermain di AJC atau WJC.

“Tetap saja, kami perlu membuktikan diri karena hanya dua pasangan terbaik yang bisa bermain,” ungkapnya.

Justin-Fazriq memiliki empat gelar internasional atas namanya yakni memenangkan kategori Under-15 di Singapore Junior International Series, Asian Junior Championships, Jakarta Junior International Open pada 2018 dengan pencapaian terbaik mereka memenangkan Under-19 Bangladesh International Series Desember lalu.

Mereka memulai kemitraan pada 2015 saat mewakili Kuala Lumpur di kancah junior nasional, memenangkan sejumlah gelar, termasuk National School Sports Council (MSSM).

“Kami mundur jauh, saya ingat gelar pertama yang kami menangkan. Itu adalah gelar U-12 di MSSM saat berusia 10 tahun,” kata Justin.

“Kami mengetahui permainan satu sama lain dengan sangat baik sehingga saya tidak berpikir kami dapat menghasilkan kinerja yang sama jika kami bermitra dengan orang lain. Mungkin itulah alasan mengapa kami masih bisa tampil meski kami sulit berlatih bersama,” tegasnya.

Artikel Tag: Justin, Fazriq, ganda