March 3, 2021

Kemenangan French Open 2011 Dan 2020 Tersulit Bagi Nadal Karena Ini

Berita Tenis: Petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam, Rafael Nadal mungkin adalah salah satu petenis dengan statistik terbaik.

Petenis berusia 34 tahun telah memenangkan French Open sebanyak 13 kali dari 16 percobaan. Petenis lain masih harus bermimpi bahkan untuk memenangkan satu gelar Grand Slam, sedangkan bintang tenis Spanyol memenangkan satu Grand Slam sebanyak 13 kali.

Dari 20 gelar prestisius yang telah ia menangkan 65 % di antaranya dimenangkan di lapangan favoritnya, clay-court. Selama bermusim-musim, ia mendominasi turnamen yang digelar di lapangan merah tersebut. Meski hasilnya sama, pandangan terhadap kemenangan French Open musim 2011 dan 2020 cukup berbeda di antara kemenangan petenis peringkat 2 dunia lainnya.

Mengenang kembali kemenangan di Roland Garros musim 2011 dan 2020, Nadal memaparkan, “Musim 2011 sangat menyulitkan usai keluar dari musim menyulitkan lainnya. Lalu saya bisa mengatakan bahwa satu kemenangan dengan kondisi yang paling menyulitkan adalah pada musim 2020. Sebelum turun di turnamen itu, saya hanya melakoni satu turnamen di clay-court.”

“Kondisi di Paris tidak positif, beberapa hal berjalan dengan baik, akan tetapi bermain dalam kondisi yang dingin menyulitkan bagi tubuh saya, lalu bagi gaya permainan saya. Bermain dengan kondisi yang begitu dingin membuat pukulan saya tidak efektif.”

Meski dengan berbagai rintangan, juara di Roland Garros dalam empat musim terakhir akhirnya bisa menjadi pemenang di Grand Slam yang digelar di lapangan merah. Ia menundukkan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic di partai puncak French Open dengan dua set langsung.

Petenis peringkat 2 dunia juga merenungkan mengapa ia telah begitu brutal ketika berkompetisi di Roland Garros.

“Di Roland Garros, saya bermain dengan baik karena lapangannya sangat luas di mana saya bisa mengontrol setiap sudutnya dengan sangat baik, akan tetapi untuk mengontrol setiap sudut dengan baik, anda harus memiliki bola yang merespon secara baik dengan raketnya. Musim 2020 bolanya berubah dan kondisi yang dingin membuat bolanya kurang memberikan pengaruh kepada lawan,” tukas Nadal.

usai French Open, Nadal memenangkan pertandingan ke-1000 di turnamen ATP selama turun di Paris Masters. Ia dijadwalkan akan kembali beraksi di Australian Open musim 2021 yang akan dimulai pada bulan Februari.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal