September 29, 2020

Manchester City Ingin Bangun Hubungan Harmonis dengan UEFA

Berita Sepakbola: CEO Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menegaskan bahwa pihak The Cityzens sama sekali tak memiliki dendam kepada Federasi Sepakbola Eropa, UEFA. Sebaliknya, Al Mubarak mengakui bahwa pihaknya memiliki keinginan untuk membangun hubungan yang harmonis dengan UEFA.

Pada Februari lalu, sepakbola Eropa dihebohkan oleh keputusan UEFA yang menghukum Manchester City berupa larangan tampil di Liga Champions selama dua musim secara beruntun dan denda senilai 30 juta euro. Sanksi itu didapatkan oleh City usai mereka dianggap terbukti bersalah melakukan pelanggaran terhadap aturan Financial Fair Play [FFP] akibat menggelembungkan dana yang diperoleh dari pihak sponsor.

Tak terima dengan hukuman tersebut, Man City lantas melakukan upaya banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga [CAS]. Usaha mereka tak sia-sia, pasalnya pada bulan Juli lalu pihak CAS mengumumkan telah mengabulkan permohonan banding The Skly Blues sekaligus mencabut sanksi yang dijatuhkan oleh UEFA. Namun City tetap harus membayar denda senilai 10 juta euro karena dianggap gagal dalam bekerja sama selama proses penyelidikan.

Al Mubarak mengaku lega lantaran masalah tersebut kini telah usai. Kini sang pemilik memiliki niat untuk membangun hubungan yang lebih harmonis dengan UEFA demi membantu timnya menjadi raja di daratan Eropa.

“Hidup terlalu singkat jika hanya untuk menyimpan dendam,” ujar Al Mubarak dilansir dari Goal International.

“Ini [Liga Champions] adalah kompetisi yang penting. Ini adalah salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia olahraga dan ini adalah kompetisi yang ingin kami menangkan dan ini adalah kompetisi yang harus kami hormati untuk bisa meraih kemenangan.”

“Ini adalah tantangan, masalah itu kini hanya menjadi masa lalu. Bagaimana saya dapat membantu club bersaing dalam kompetisi ini dan memenangkannya jika tak memiliki hubungan yang konstruktif dengan UEFA. Saya pikir itu satu-satunya cara bagi kami untuk terus maju,” pungkasnya.

Artikel Tag: Khaldoon Al Mubarak, Manchester City, UEFA



Sumber