December 2, 2020

Marcelo Sudah Habis?

Valencia

Kalau Marcelo main, Real Madrid kebanyakan kalah. Apakah Marcelo bakal semakin dekat dari pintu keluar Los Blancos?

Real Madrid kembali inkonsistensi. Pasukannya Zinedine Zidane masih belum konsisten untuk menang terus, yang teranyar dikalahkan Valencia dengan skor telak 1-4 pada lanjutan Liga Spanyol pada Senin (9/11/2020) dinihari WIB.

Real Madrid sempat unggul lewat gol Karim Benzema. Tapi lantas, gawang Real Madrid dibobol tiga kali lewat Carlos Soler dari titik penalti dan satu gol bunuh diri Raphael Varane.

Dilansir dari media Spanyol Marca, ada banyak penyebab inkonsistensi Real Madrid. Dari soal tidak belanja pemain baru di bursa transfer musim panas, beberapa pemain yang lagi kena virus Corona seperti Casemiro dan Eden Hazard, serta Marcelo.

Marca menulis, pemain bertahan kiri asal Brasil itu sudah melewati masa jayanya. Marcelo tidak sehebat dulu lagi.

Malah, Real Madrid sudah tiga kali kalah dari lima pertandingan jika Marcelo dimainkan dan Real Madrid kebobolan tiga kali lebih banyak dibandingkan kalau Zidane memasang Ferland Mendy.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 08: Marcelo of Real Madrid looks dejected during the La Liga Santander match between Valencia CF and Real Madrid at Estadio Mestalla on November 08, 2020 in Valencia, Spain. Sporting stadiums around Spain remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Angel Martinez/Getty Images)Performa Marcelo dinilai menurun (Getty Images/Angel Martinez)

Marcelo yang tahun ini berusia 32 tahun, memang sejak musim lalu tampaknya sudah sedikit mendapat jam bermain. Ferland Mendy lebih sering dimainkan, karena usianya yang masih muda (25 tahun) dan lebih baik kecepatan larinya.

Marcelo sempat diisukan akan hengkang dari Real Madrid di bursa transfer musim panas kemarin. Tapi, Real Madrid belum mau menjualnya dan kontrak si pemain sendiri bakal habis di tahun 2022.

Marcelo sempat menjadi pemain bertahan kiri terbaik di dunia yang mampu menjadi penerus Roberto Carlos di Real Madrid. Namun sekarang, rasanya tidak lagi.

Marcelo dinilai terlalu lama untuk turun ke belakang. Umpan-umpan silangnya sudah jarang kelihatan.

Maka apakah Real Madrid terus mempercayainya?

(aff/rin)