November 27, 2020

Paulus Firman Variasi Pelatihan Para Pemainnya Untuk Menghindari Kebosanan

Berita Badminton : Untuk mengalahkan kebosanan, seseorang harus menemukan cara yang berbeda namun unggul untuk memotivasi para atlet. Dan pelatih ganda campuran tim nasional Malaysia asal Indonesia, Paulus Firman melakukan hal itu untuk menjaga moral para pemain ganda campuran tetap tinggi selama sesi latihan mereka di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM).

Paulus Firman memiliki empat pasangan ganda campuran di bawah asuhannya yang peringkat 11 dunia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie (12 dunia), Hoo Pang Ron/Cheah Yee See (35 dunia) dan Cheng Tang Jie/Peck Yen Wei (57 dunia) dan semuanya telah tanpa turnamen internasional selama tujuh bulan dan akan terus bertambah hingga pergantian tahun.

usai melatih selama dua puluh tahun lebih, termasuk tugas sebelumnya di Indonesia, Paulus mengatakan dia tahu bagaimana menjaga lingkungan pelatihan tetap menarik.

“Jika pelatih juga bosan dengan pemainnya, maka seluruh lingkungan latihan akan menjemukan,” kata Paulus Firman, 52 tahun.

“Ini adalah seni melatih untuk menemukan cara agar para pemain tetap waspada. Ini akan menguras mental jika mereka terus melakukan hal yang sama dalam latihan.”

“Ada hari-hari ketika saya mendorong mereka dalam latihan. Lalu, ada hari-hari ketika saya mencoba membuatnya menarik. Kami memiliki pertandingan melawan pemain tunggal putra dan terkadang, kami memiliki kompetisi yang menyenangkan. Ini semua tentang mencampurkannya,” ungkapnya.

Fokus Paulus Firman hanya satu yakni memimpin anak asuhnya ke Olimpiade Tokyo tahun depan.

“Saya telah menetapkan tujuan jangka pendek dan panjang untuk para pemain. Akhirnya, kami ingin pasangan kami lolos ke Olimpiade,” kata Paulus.

Baik Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dan Goh Soon Huat/Shevon Lai Jemie memiliki peluang luar untuk melakukan pemangkasan jika mereka dapat meningkatkan poin peringkat Olimpiade pada kuartal pertama tahun depan.

“Bulan pertama tahun depan juga penting. Tidak mudah untuk membuat pemain mencapai performa terbaiknya usai istirahat panjang, tapi bulan Januari akan menjadi ujian nyata bagi mereka,” kata Paulus.

Federasi Badminton Dunia (BWF) telah menyiapkan dua turnamen Open di Bangkok, Thailand, masing-masing dari 12-17 Januari dan 19-24 Januari. Kemudian akan diikuti oleh World Tour Finals di tempat yang sama dari 23-31 Januari.

“Untuk saat ini, saya fokus pada pemain, secara individu..Yen Wei dan Soon Huat kembali berlatih usai pulih dari cedera mereka. Saya memantau kemajuan mereka,” katanya.

“Saya tidak dapat menunjukkan siapa pasangan terbaik di tim berdasarkan performa saat ini tapi saya senang melihat peningkatan secara keseluruhan di setiap atlet. Saya telah menambahkan beberapa variasi dalam permainan mereka dan mereka beradaptasi dengannya,” tambah Paulus Firman.

Artikel Tag: Paulus Firman, pemain, olimpiade