January 19, 2021

Peter Shilton: Diego Maradona Hebat Tapi Tak Sportif

Berita Sepak Bola: Mantan penjaga gawang timnas Inggris, Peter Shilton, mengaku bersedih untuk kematian Diego Maradona, namun menyinggung perbuatannya ketika mencetak gol ‘Tangan Tuhan’ ke gawangnya pada pentas Piala Dunia 1986 silam.

Sang legenda sepak bola Argentina meninggal dunia pada usia 60 tahun, Rabu (25/11) kemarin, yang membuat dunia sepak bola muram meratapi kepergiannya.

Aksinya di atas lapangan hijau akan selalu identik dengan gol ‘Tangan Tuhan’ yang diciptakan dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 1986, ketika Tim Tango menang dengan skor 2-1 atas The Three Lions, dengan Diego Maradona mencetak dua gol pada pertandingan itu.

Peter Shilton nampaknya masih dendam dengan yang terjadi di Meksiko 34 tahun yang lalu, karena sang legenda Napoli mencetak gol dengan menggunakan tangannya untuk membuka keunggulan Argentina, sebelum beraksi melewati para pemain Inggris dengan keahliannya mengolah si kulit bundar.

“Itu mengganggu saya selama bertahun-tahun. Saya tidak akan menyangkalnya sekarang. Orang berkata bahwa saya harusnya menyapu bola dan saya membiarkan orang yang lebih kecil lompat melebihi saya. Itu sampah. Dia harus belari ke saya, namun itu bisa terjadi,” katanya kepada¬†Daily Mail.

“Dia tidak seharusnya meninju bola jika dia bisa menanduknya, bukan? Tentu saja tidak, jadi saya baik-baik saja dengan itu.

“Tidak, yang tidak saya sukai adalah dia tidak pernah meminta maaf. Tidak pernah dalam acara apa pun dia mengakui bahwa dia telah curang dan dia ingin meminta maaf. Malah, dia bangga dengan sebutan ‘Tangan Tuhan’. Itu tidak benar. Nampaknya dia punya kehebatan, namun sayangnya dia tidak sportif,” pungkasnya.

Artikel Tag: Diego Maradona, Peter Shilton, Argentina, Piala Dunia 1986, Inggris