November 25, 2020

Pique Anggap Barcelona sebagai Pihak Bersalah di Saga Transfer Messi

Lionel Messi, Ronald Koeman dan Gerard Pique berdebat dengan wasit Carlos Del Cerro Grande untuk meminta penjelasan kartu merah Clement Lenglet pada laga Celta Vigo Vs Barcelona, dalam lanjutan Liga Spanyol di Balaidos, Kamis (1/10/2020) atau Jumat dini hari WIB.

TWITTER.COM/MEMPHISZN

Lionel Messi, Ronald Koeman dan Gerard Pique berdebat dengan wasit Carlos Del Cerro Grande untuk meminta penjelasan kartu merah Clement Lenglet pada pertandingan Celta Vigo Vs Barcelona, dalam lanjutan Liga Spanyol di Balaidos, Kamis (1/10/2020) atau Jumat dini hari WIB.

BOLASPORT.COM – pemain bertahan tengah Barcelona, Gerard Pique, mengungkapkan pendiriannya terkait saga transfer kapten club, Lionel Messi.

Lionel Messi mendominasi berita transfer selama musim panasĀ 2020 karena keinginannya meninggalkan Barcelona.

Messi bahkan mengirim burofax untuk Barcelona yang adalah layanan kantor pos Spanyol yang mampu membuktikan pengiriman dari sebuah dokumen.

Borufax bisa menjadi bukti hukum bagi Messi yang saat itu ingin mengakhiri kontraknya dengan Barcelona secara sepihak.

Gerard Pique pun langsung menyalahkan club karena membuat Messi menempuh cara ini.

Baca Juga: Zinedine Zidane Tak Tahu Rasanya Kalah di Kandang Barcelona

“Messi punya hak membuat keputusan jika merasa memang perlu pergi,” ujar Pique seperti dilansir BolaSport.com dari Sport.

“Sebagai presiden, saya akan bertindak berbeda karena jika berurusan dengan pemain yang sudah 16 tahun membela club, Anda harus mencapai kesepakatan dengannya,” ucap Pique.

Menurut Pique, Messi dan Barcelona terlihat jelas sulit menemukan kata sepakat saat itu.

Pique sendiri juga merasa bingung dengan kondisi club hingga Messi mampu berpikir untuk pergi.