September 29, 2020

Rafael Nadal Tak Merasa Searogan Itu Karena Putuskan Hal Ini

Berita Tenis: Rafael Nadal menyatakan bahwa ia tidak cukup arogan untuk meyakini bahwa pengunduran dirinya dari US Open secara signifikan  telah menurunkan nilai gelar Grand Slam tersebut.

Nadal adalah juara bertahan US Open, akan tetapi memutuskan untuk tidak berpartisipasi akibat kekhawatiran akan melakukan perjalanan, keselamatan, dan penjadwalan.

Nadal memilih untuk fokus dengan persiapannya jelang musim clay-court di Eropa. Itu artinya, US Open 2020 akan menjadi Grand Slam pertama dalam dua dekade terakhir yang akan digelar tanpa kehadiran Nadal dan Roger Federer yang mengakhiri musim 2020 lebih awal untuk menjalani rehabilitasi usai menjalani operasi kedua pada lututnya beberapa bulan lalu.

Beberapa pihak berpendapat, itu artinya gelar US Open nilainya akan menurun bagi siapa pun yang memenangkannya musim ini, akan tetapi Nadal sama sekali tidak berpikir seperti itu.

“Turnamen itu masih turnamen penting. Itu Grand Slam,” tutur Nadal.

“Saya bukan orang seperti itu, saya tidak searogan itu untuk mengatakan bahwa turnamen itu tidak penting. Tentu, turnamen itu akan berada dalam situasi istimewa, akan tetapi itu tetap Grand Slam dan juaranya akan merasakannya, seperti juara Grand Slam.”

Terlepas dari keputusannya untuk tidak melakukan perjalanan, Nadal masih mendukung US Open untuk digelar karena petenis lain tidak memiliki pilihan mewah yang sama seperti dirinya.

“Saya tahu kata-kata saya bisa mencuatkan reaksi. Sulit untuk mengatakan apakah itu keputusan yang tepat atau tidak,” tambah Nadal.

“Secara pribadi, saya menghormati niat positif dan usaha keras yang dikerjakan USTA dan ATP agar turnamen kembali digelar. Saya menghormati dan memahami bahwa ada banyak petenis yang berada dalam situasi berbeda dibandingkan saya dan mereka harus bertanding. Mereka harus menghasilkan sejumlah uang karena mereka menghadapi masalah finansial.”

Artikel Tag: Tenis, US Open, Rafael Nadal



Sumber