January 23, 2021

Tanggapan Pelatih Persebaya Surabaya Terkait Kabar Pembajakan Pemain Jelang Liga 1 Bergulir

TRIBUNNEWS.COM – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso memberikan tanggapanya terkait transfer pemain dan pelatih jelang Liga 1 kembali dilanjutkan.

Seperti diketahui, jelang Liga 1 dilanjutkan pada bulan Oktober mendatang banyak fenomena keluar atau mundurnya pemain dan pelatih.

Misalnya kabar dari perpindahan Paulo Sitanggang dari Persik Kediri menuju PSMS Medan yang disebut sebagai pembajakan.

Aji Santoso saat melatih tim Persebaya Surabaya di Lapangan Polda Jatim, Minggu (1/3/2020).
Aji Santoso saat melatih tim Persebaya Surabaya di Lapangan Polda Jatim, Minggu (1/3/2020). (surya.co.id/habibur rohman)

Baca: Manager Meeting Liga 1 Belum Ada Kejelasan, PT LIB Belum Panggil 18 Tim Kontestan

Baca: Hanya Dua Pemain Timnas Indonesia Saat Ini yang Rajin Bikin Gol di Liga 1 2020

Pada sebuah bincang-bincang dengan salah satu channel YouTube asal Medan, pemain berusia 24 tahun tersebut tidak menampik nilai kontrak yang ditawarkan PSMS Medan lebih besar dari Persik Kediri.

Selain nominal, potensi jam terbang yang lebih banyak juga menjadi salah satu alasan.

Jika dibandingkan, pengalaman yang ia punya masih lebih banyak daripada gelandang PSMS Medan lainnya.

Ditengarai, fenomena ini akan subur menjelang kembalinya kompetisi 2020 bergulir.

Terlihat ada gelombang ketidakpuasan di sejumlah club terhadap renegosiasi kontrak.

Menanggapi hal itu, pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso merasa jika kata ‘pembajakanan’ atau ‘dibajak’ tidak tepat. Kepindahan pemain melibatkan dua club.

Dengan kata lain, club sendiri yang mengizinkan pemainnya untuk bergabung dengan club lain.



Sumber