September 27, 2020

Target Transfer Man Utd dan Arsenal Jadi Pahlawan Lyon Tadi Malam

Target Transfer Man Utd dan Arsenal Jadi Pahlawan Lyon Tadi Malam

Gilabola.com – Membawa Lyon lolos ke semi final Liga Champions dan berhadapan dengan Bayern Munchen, pemain ini sudah menjalankan tugasnya mempermalukan Manchester City, bahkan sebelum ia menjadi pemain Manchester United atau Arsenal.

Kejutan Olympique Lyon berlanjut! Usai pada babak sebelumnya menyingkirkan Juventus, kini mereka berhasil mengeliminasi Manchester City dengan skor meyakinkan 3-1 pada pertandingan satu leg perempat final Liga Champions, Minggu (16/8) dinihari.

Pasukan Rudi Garcia memang tampil luar biasa, memaksa Pep Guardiola menduplikasi taktiknya 3-5-2, tapi justru malah menjadi bumerang bagi wakil Premier League dan mampu dimanfaatkan secara baik oleh tim Ligue 1 itu.

Para pemain Lyon selalu bermain tenang dalam tekanan City, bermain disiplin pada posisi mereka masing-masing, menjaga area dari eksploitasi pemain The Citizens, dan dengan cerdik memanfaatkan setiap kesalahan dan ruang terbuka yang dihasilkan lawan.

Keputusan Rudi Garcia untuk menurunkan Moussa Dembele sebagai pemain pengganti juga adalah keputusan yang tepat. Masuk pada 15 menit terakhir, penyerang yang menjadi target transfer Manchester United dan Arsenal itu menjadi senjata rahasia Les Gones. Ia berhasil mengeksploitasi kelemahan pertahanan raksasa Liga Inggris tersebut dan mencetak dua gol kemenangan timnya.

Untuk dua golnya pada menit 79 dan 87, Moussa Dembele terlihat sangat cepat berlari dan mencari ruang kosong untuk menyambut bola umpan dari rekannya (pada gol kedua Lyon) dan menyambar bola muntah hasil tangkapan gagal kiper Ederson (untuk gol ketiga).

  • Anthony Lopes 8: Melakukan banyak sekali penyelamatan krusial. Kiper Lyon ini sepertinya sudah menonton semua rekaman tendangan bola-bola mati Kevin de Bruyne yang sangat berbahaya. Akhirnya hanya kebobolan satu gol yang memang sulit diselamatkan. Selebihnya dia menghasilkan enam penyelamatan yang mengagumkan.
  • Jason Denayer 7: Meredam Raheem Sterling selama babak pertama, meski akhirnya gagal mencegahnya mengirim umpan untuk gol Kevin de Bruyne. Kuat dalam melakukan tekel, Jadon Denayer juga sangat baik menjaga bola tetap di kakinya.
  • Marcelo 7: Mampu memimpin tiga pemain bertahan sejajar dengan menakjubkan, bertahan secara bagus, menyundul keluar setiap crossing yang masuk dan tampak sangat percaya diri.
  • Fernando Marcal 8: Sempat menguji Ederson dengan tembakan keras dari luar kotak di babak pertama. Menyisir sisi kiri pertahanan Lyon dengan baik dan mencegah City untuk mengeksploitasi lebar lapangan dan kecepatan mereka.
  • Leo Dubois 6: Memiliki malam yang berat untuk mengawal Joao Cancelo yang sangat agresif dan lincah di sisi kanan pertahanan, beruntung dia terbantu oleh Jason Denayer.
  • Maxence Caqueret 7: Sang pemain mengganggu setiap aliran bola Man City, memaksa mereka bekerja keras menemukan ide baru untuk masuk dan membongkar pertahanan Lyon. Berperan dalam gol terakhir timnya.
  • Houssem Aouar 8: Dinamis, berani, dan sangat berbakat, Houssem Aouar tak terbendung di lini tengah Lyon. Playmaker 22 tahun seolah membuktikan alasan mengapa baik City maupun Juventus sempat dikaitkan dengan jasanya.
  • Bruno Guimaraes 7: Guimaraes menampilkan penampilan yang matang, jauh melampaui usianya yang baru 22 tahun. Yakin dan percaya diri saat menguasai bola, ini hanyalah penampilannya yang kedelapan untuk Lyon musim ini.
  • Maxwel Cornet 8: Memecah kebuntuan dengan penyelesaian yang fantastis dan akurat ke tiang dekat Ederson dan melakukan tugas pertahanannya dengan penuh dedikasi dan bergairah.
  • Memphis Depay 6: Bukan penampilan terbaiknya dan tidak menawarkan eksploitasi serangan seperti biasanya dan perannya justru lebih terlihat dalam bagaimana dia mengganggu Rodri dengan memainkan bola dari kedalaman lini tengah.
  • Karl Toko Ekambi 7: Menyulitkan pertahanan City dengan kekuatan fisik dan energi yang luar biasa. Menciptakan ruang untuk gol pembuka dan membiarkan Moussa Dembele menerima bola untuk gol kedua tim.
  • Thiago Mendes 6: Melanjutkan pekerjaan Guimaraes di lini tengah.
  • Kenny Tete 6: Memberikan nafas baru di sisi kanan pertahanan saat Leo Dubois kehabisan nafas meladeni Joao Cancelo.
  • Moussa Dembele 8: Masuk untuk menjadi pahlawan kemenangan tim. Mencetak dua gol dalam 15 menit dengan gol-golnya menunjukkan betapa tajam instingnya di depan gawang, menjadi alasan mengapa Man United dan Arsenal sangat berminat atas jasanya.
  • Jeff Reine-Adelaide -/- Masuk pada tiga menit terakhir.

Sumber