November 25, 2020

Yamaha Isyaratkan Tak Ganggu Tiga Ridernya yang Berebut Gelar Juara

Berita MotoGP: Kepala Kru Yamaha, Ramon Forcada, mengindikasikan bahwa timnya tak akan menggunakan team order di sisa balapan MotoGP 2020, sebab ketiga ridernya punya peluang juara.

Maverick Vinales, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo sama-sama masih berpeluang untuk bersaing memperebutkan titel juara MotoGP 2020. Sebab, raihan poinnya dengan sang pemuncak klasemen, Joan Mir, terbilang cukup dekat.

Fabio Quartararo yang telah mengoleksi 137 poin, kini hanya terpaut 14 poin. Sementara Vinales berada di posisi ketiga membuntuti dengan 118 poin, disusul Franco Morbidelli di posisi keempat dengan 112 popin atau hanya selisih 25 poin saja.

Tiga seri terakhir MotoGP 2020 yang akan berlangsung akhir pekan ini di Valencia akan menjadi momen penentuan bagi semua tim, termasuk Yamaha yang menempatkan tiga pebalapnya di posisi empat besar.

Hal ini mengundang komentar dari Ramon Forcada sebagai kepala kru Franco Morbidelli. Menurutnya, skuat asal Iwata ini tak akan menggunakan team order untuk membantu salah satu pebalap saja.

“Pada level yang dipahami, team order tidak akan pernah ada di tubuh Yamaha. Tak terbayangkan jika Petronas tim yang membayar sewa motor pada Yamaha, tidak boleh mengalahkan para pembalap tim pabrikan,” ujar Ramon Forcada dilansir dari Motorsport.

Lebih jauh lagi, Forcada menegaskan ketiga rider skuat berlogo Garpu Tala tersebut bakal menggunakan strateginya masing-masing untuk meraih gelar juara.

“Selama semua pebalap mereka punya peluang merebut titel, mereka akan memakai strateginya masing-masing, tak ada pembalap mau membantu pembalap lainnya selama dia punya kans.”

“Apalagi dengan team order, saya telah melihat sangat sedikit sekali hal itu, akan tetapi ketika rider ingin membantu yang lain itu harus atas kemauannya sendiri,” tukasnya.

Artikel Tag: yamaha, Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, Maverick Vinales

Berita MotoGP: Kepala Kru Yamaha, Ramon Forcada, mengindikasikan bahwa timnya tak akan menggunakan team order di sisa balapan MotoGP 2020, sebab ketiga ridernya punya peluang juara.

Maverick Vinales, Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo sama-sama masih berpeluang untuk bersaing memperebutkan titel juara MotoGP 2020. Sebab, raihan poinnya dengan sang pemuncak klasemen, Joan Mir, terbilang cukup dekat.

Fabio Quartararo yang telah mengoleksi 137 poin, kini hanya terpaut 14 poin. Sementara Vinales berada di posisi ketiga membuntuti dengan 118 poin, disusul Franco Morbidelli di posisi keempat dengan 112 popin atau hanya selisih 25 poin saja.

Tiga seri terakhir MotoGP 2020 yang akan berlangsung akhir pekan ini di Valencia akan menjadi momen penentuan bagi semua tim, termasuk Yamaha yang menempatkan tiga pebalapnya di posisi empat besar.

Hal ini mengundang komentar dari Ramon Forcada sebagai kepala kru Franco Morbidelli. Menurutnya, skuat asal Iwata ini tak akan menggunakan team order untuk membantu salah satu pebalap saja.

“Pada level yang dipahami, team order tidak akan pernah ada di tubuh Yamaha. Tak terbayangkan jika Petronas tim yang membayar sewa motor pada Yamaha, tidak boleh mengalahkan para pembalap tim pabrikan,” ujar Ramon Forcada dilansir dari Motorsport.

Lebih jauh lagi, Forcada menegaskan ketiga rider skuat berlogo Garpu Tala tersebut bakal menggunakan strateginya masing-masing untuk meraih gelar juara.

“Selama semua pebalap mereka punya peluang merebut titel, mereka akan memakai strateginya masing-masing, tak ada pembalap mau membantu pembalap lainnya selama dia punya kans.”

“Apalagi dengan team order, saya telah melihat sangat sedikit sekali hal itu, akan tetapi ketika rider ingin membantu yang lain itu harus atas kemauannya sendiri,” tukasnya.

Artikel Tag: yamaha, Franco Morbidelli, Fabio Quartararo, Maverick Vinales