April 19, 2021

Zion Williamson jadi All-Star, Brandon Ingram Sindir LeBron James?

Berita Basket NBA: Brandon Ingram luncurkan komentar yang dapat diartikan bernada sindiran terhadap mantan rekan setimnya, LeBron James.

Sebelum dirinya berkembang menjadi pemain kaliber All-Star bersama New Orleans Pelicans, pemain berusia 23 tahun itu menghabiskan tiga musim bersama Los Angeles Lakers. Tampaknya, sang pemain mulai melupakan waktu yang ia habiskan berseragam Lakers dan tak lagi menengok ke belakang.

Ketika ditanya soal dirinya dan rekan setimnya Zion Williamson yang terpilih untuk menjadi All-Star NBA dalam usia begitu muda, ia menjawab, “Saya tidak pernah bermain dengan pemain dengan talenta sehebat saya.”

Pernyataan tersebut tentunya mengerutkan alis banyak orang menimbang sang forward pernah bermain bersama LeBron James. Keduanya adalah rekan setim selama semusim sebelum sang pemain muda ditransfer ke New Orleans sebagai kompensasi untuk memboyong Anthony Davis ke Los Angeles.

Jika jawaban tersebut adalah sebuah sindiran, tampaknya ia masih kesal dengan transfer tersebut. Dalam drama transfer pada musim 2018-19 itu, James bersikeras mendorong manajemen Lakers untuk merekrut Davis, dan muncul asumsi bahwa Ingram akan menjadi bagian dari paket yang dikirim ke New Orleans. Hal ini sudah adalah rahasia umum kala itu, sebagaimana fans meneriakkan “LeBron will trade you!” padanya dalam sebuah pertandingan.

Di sisi lainnya, jawaban tersebut dapat dilihat sebagai pujian selangit untuk Williamson, yang terpilih menjadi All-Star untuk pertama kali dalam karirnya musim ini. Williamson mencatat rata-rata 25.3 poin dan 6.8 rebound dalam musim keduanya ini, dan dianggap adalah bintang NBA masa depan. Ingram – yang terpilih menjadi All-Star pada musim lalu – merasa percaya diri bahwa dirinya dan Williamson dapat memimpin timnya menuju kesuksesan di masa depan.

Bahkan jika Williamson menjadi pemain terbaik di NBA dalam lima tahun ke depan, rasanya kutipan dari pemain bertubuh kurus itu tetap bisa diartikan sebagai sindiran terhadap mantan rekannya itu.

Sejak berpisah dengan James, produktivitas pemain yang gayanya digadang mirip dengan Kevin Durant itu naik secara drastis. Ia meningkatkan performanya bersama New Orleans, mencetak rata-rata 23.9 poin sejak berseragam Pelicans musim lalu. Sebelumnya ia hanya mencatat rata-rata 13.9 poin per pertandingan selama tiga musim di Los Angeles.

Meski demikian performa tersebut masih belum membuahkan banyak kemenangan bagi timnya. Tim asuhan Stan Van Gundy itu memiliki rekor kemenangan 30-42 musim lalu dan 14-17 musim ini. Dengan adanya kedua bintang muda tersebut, Pelicans boleh saja optimis menyambut masa depan, namun masih perlu melakukan banyak perbaikan sebelum mereka bisa menjadi penantang gelar juara di konferensi barat.

Artikel Tag: Brandon Ingram, LeBron james, New Orleans Pelicans, NBA